Gubernur Bobby Optimistis PSMS Promosi ke Super League

Gubernur Sumut Bobby Nasution optimistis PSMS Medan promosi ke Super League usai taklukkan PSIS 2-1 di Stadion Utama Sumut.
Admin
Jurnalis & Reporter Media Sumut
Senin, 26 Oktober 2026 | 18:21 WIB
Estimasi: 3 min baca • 11 dilihat

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan rasa optimisnya bahwa PSMS Medan mampu melangkah promosi ke Liga 1 atau Super League. Keyakinan tersebut kian menguat menyusul sukses tim berjuluk Ayam Kinantan yang sukses menaklukkan PSIS Semarang dengan skor 2-1 sekaligus mengamankan tambahan tiga poin penting.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Bobby Nasution seusai memantau langsung jalannya laga antara PSMS kontra PSIS yang bertempat di Stadion Utama Sumatera Utara, Deliserdang, pada Minggu (25/10/2026) malam. “Harus optimis (liga satu),” ujar Bobby kepada awak media.

Tambahan tiga angka dari laga ini membuat perolehan poin PSMS kini menjadi 14 dan bertengger di posisi kedua klasemen sementara Grup A. Capaian positif ini sekaligus menjaga asa Ayam Kinantan dalam persaingan ketat memperebutkan tiket promosi menuju kasta tertinggi kompetisi sepak bola tanah air.

Menatap laga selanjutnya melawan Persija dalam turnamen League Cup pada pekan depan, Bobby turut memberikan atensi khusus agar kondisi fasilitas lapangan Stadion Utama Sumatera Utara dapat segera direvitalisasi. Menurut pandangannya, terdapat beberapa area yang krusial untuk diperbaiki, termasuk pergantian sebagian rumput lapangan.

Jalannya duel antara PSMS menghadapi PSIS yang dihelat mulai pukul 19.00 WIB itu sendiri diwarnai guyuran hujan. Kendati demikian, skuad PSMS langsung mengambil inisiatif menyerang dan tampil agresif sejak menit awal.

Klub kebanggaan publik Medan ini berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-22 lewat aksi gemilang Raihan Utama yang sukses mengonversi umpan matang dari Pramoedya Putra. Keunggulan skuad tuan rumah bertambah pada menit ke-31 tatkala Javier Siverio menyambar bola muntah hasil tendangan keras Phillershon.

Momen gol kedua tersebut sempat memicu drama karena sempat dianulir akibat indikasi offside. Namun, setelah wasit meninjau ulang insiden melalui fasilitas Video Assistant Referee (VAR), gol tersebut akhirnya disahkan. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan meyakinkan 2-0 bagi PSMS.

Memasuki paruh kedua pertandingan, kubu PSIS meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan dan sukses memperkecil kedudukan berkat gol Fitra Ridwan. Walau terus digempur tekanan bertubi-tubi, lini pertahanan PSMS sukses mempertahankan keunggulan tipis hingga peluit panjang berbunyi dengan skor akhir 2-1.

Kemenangan krusial ini mengantarkan PSMS naik ke tangga kedua Grup A dengan raihan 14 poin, sementara PSIS tertahan di peringkat kelima dengan mengantongi 10 poin. Sebelumnya, pada pertandingan tanggal 17 Oktober lalu, langkah PSMS sempat tertahan usai bermain imbang kontra Semen Padang.

Di sisi lain, Pelatih Kepala PSMS Medan, Eko Purdjianto, menyampaikan rasa syukur atas hasil maksimal yang diraih oleh anak asuhannya. Ia memberikan apresiasi tinggi atas etos kerja dan perjuangan para pemain di atas lapangan yang berjuang keras mempertahankan keunggulan 2-0 hingga babak pertama usai, meskipun tim sempat menghadapi kendala kartu merah yang memengaruhi ritme permainan.

“Luar biasa perjuangan pemain dengan susah payah mempertahankan keunggulan 2-0 hingga babak pertama,” pungkasnya.

Penulis Berita

Jurnalis Media Sumut bertugas meliput berbagai isu regional dan nasional terkini secara profesional, objektif, dan berimbang.

Tulis Komentar Anda

Gunakan bahasa yang santun, objektif, dan relevan. Komentar yang mengandung fitnah, hoaks, atau ujaran kebencian akan dimoderasi oleh tim redaksi.